Apabila umumnya pengguna komputer
banyak yang ingin mengembalikan atau merecovery data yang telah dihapus, tentunya
ada pula pengguna yang ingin menghapus data dari media penyimpanan selamanya,
tanpa bisa di recovery lagi.
Apabila kamu membutuhkan tool yang
memiliki fungsi seperti diatas, ada baiknya kamu mencicipi tool yang akan dibahas dalam tulisan kali ini. Sebagai contoh kasus sederhana ialah ketika
komputer atau media penyimpanan milikmu seperti hard disk akan
berpindah tangan atau dengan kata lain dijual, tentunya kamu harus menghapus
terlebih dahulu bukan isi dari hard disk tersebut, dan cara yang paling efektif
menghapus isi hard disk tersebut adalah dengan menghapusnya tanpa bisa di
recovery lagi oleh orang lain.
Tool yang maksud bernama Full
Wipe, tool gratis yang powefull ini memiliki kemampuan untuk menghapus isi dari
media penyimpanan selamanya, tanpa bisa direcovery kembali sehingga sangat aman
dan direkomendasikan bagi kamu yang ingin menjual perangkat maupun komputer
untuk menghapus terlebih dahulu isi dari hard disk milikmu tersebut dengan Full
Wipe.
Untuk saat ini Full Wipe bisa kamu
gunakan pada sistem operasi Windows mulai dari Windows XP, Vista hingga Windows
7. Serta sudah tersedia pula untuk perangkat smartphone dengan sistem
operasi Android.
Untuk menggunakan tool ini terbilang
sangat mudah karena tidak terdapat begitu banyak pilihan pada jendela utama
tool tersebut. Untuk memulai proses wipe kamu bisa langsung memilih Drive mana yang ingin dieksekusi, setelah
memilih Drive komputer kamu bisa memilih pilihan
seperti 1 round, 2 rounds, 7 rounds dan manual. Maksud dari rounds disini
adalah putaran yang berarti berapa putarankah yang kamu inginkan untuk tool ini
terus bekerja dalam membersihkan semua isi dari perangkat tersebut.
Setelah semua selesai kamu pilih silahkan klik saja
tombol scan dan tunggu hingga prosesnya selesai. Dan secara otomatis kamu sudah
berhasil membersihkan isi dari perangkat keras milikmu tanpa bisa direcovery
kembali, yang artinya sudah siap dan aman untuk berpindah tangan.
Selain gratis dan mudah digunakan,
tool ini juga dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras lain seperti SD
card, micro SD card, CF card dan USB memory sticker.
b. dengan tracks eraser
fungsinya sama dengan
full wipe, menghapus dan tidak bisa lagi mengembalikan file yang telah dihapus.
Berikut adalah langkah-langkahnya :
1.
Buka software Tracks Eraser
Software
ini merupakan software berbayar, namun kita bisa menggunakan free trialnya
selama 30 hari.
2.
Kemudian klik tombol bernama File
Shredder
3.
Akan ada 2 pilihan, ingin menghapus file
atau menghapus dengan folder saja.
4.
Setelah memilih filenya, kemudian klik
Starr Shredding
5.
Tunggu hingga proses selesai, data yang
dihapus tidak akan bisa dikembalikan lagi.
= VIDEO TUTORIAL TRACKS ERASER =
== MATERI TAMBAHAN ==
Kita mengira, bahwa file yang sudah kita hapus dari harddisk, sd card, flashdisk tidak bisa dikembalikan lagi. Padahal dengan software recovery, semua atau sebagian file tersebut bisa dikembalikan.
Ada cara untuk menghapus file secara permanen, kalau di linux salah duanya bisa menggunakanGNU Shred dan Wipe. Dalam hal ini kita menggunakan ubuntu/linux mint sebagai Operating System.
Cara Pertama: Menghapus File/Data Menggunakan Shred
Misalkan kita ingin menghapus file yang terdapat pada USB flash drive/flashdisk. Pastikan terlebih dahulu bahwa data yang ada di dalam flashdisk adalah data tidak penting. Selanjutnya ikuti langkah-langkah di bawah ini:
1. Buka terminal linux, gunakan perintah sudo fdisk -l untuk melihat letak device flashdisk kita
2. Pada output di atas, dapat diketahui kalau flashdisk penulis terletak pada device /dev/sdb1. Sebelum melakukan proses penghapusan, lakukan proses umount perangkat flashdisk kita dari sistem. Pertama, ketahui letak mount partisi flashdisk dengan menggunakan perintah df -h.
Dapat diketahui kalau flashdisk penulis di-mount pada direktori /media/0349-1B0F, segera lakukan proses umount = umount /media/<nama.media>
3. Kini kita dapat segera melakukan proses penghapusan data secara permanen dengan menggunakan shred. Jalankan perintah berikut untuk menghapus data di flashdisk secara permanen = sudo shred --verbose -u /dev/sdb1
4. Secara default, perintah pada langkah ke 3 akan melakukan iterasi (pengulangan) overwrite (tulis ulang) sebanyak 25 kali. Jika dirasa cukup lama, kita dapat menentukan iterasi proses overwrite yang akan dilakukan oleh shred dengan menggunakan option -n.
biarkan proses terjadi sampai selesai, biasanya diakhiri dengan; shred: /dev/sdb1: removed
5. Kini seluruh data yang terdapat pada flashdisk telah dihapus secara permanen. Untuk kembali dapat menggunakan, lakukan proses format terhadap flashdisk tadi.
Cara Kedua: Menghapus File/Data menggunakan Wipe
Di ubuntu/linux mint kita harus memasang paket wipe terlebih dahulu sebelum bisa digunakan, bisa menggunakan terminal maupun synaptic package manager.
Masih menggunakan flashdisk yang sama, yang terdeteksi sebagai /dev/sdb1, kita akan menghapus secara permanen file/data yang ada di flashdisk tersebut menggunakan perintah wipe:
biarkan proses penghapusan berjalan sampai selesai.













bagus gan Infonya....
ReplyDeleteterima kasih atas kunjungannya :)
Deletedi tunggu postingan ilmu yang lebih bermanfaat lagi bang adit.
ReplyDeleteterima kasih, ditunggu aja ya :D
Deletewah, kebetulan saya ingin menghapus file karena memenuhi memory, terima kasih ya langkah-langkahnya sederhana dan mudah dipahami :)
ReplyDeletesenang bisa membantu, terima kasih kunjungannya :)
DeleteMakasih gan ilmunya
ReplyDeletesama2. terima kasih sudah berkunjung
Deletemaksih ilmunya
ReplyDeletesama2..terima kasih sudah berkunjung
Deletemakasih sharingnya gan, nanti coba saya praktekin dirumah
ReplyDeletewah, terima kasih kunjungannya, semoga bisa membantu :)
Deletemantap gan,,,bisa jadi referensi tugas saya
ReplyDeletesiap, terima kasih kunjungannya (y)
Deletenah ini dia artikel yang ane butuhin :D . kira-kira kalau buat memory hp(internal) sama aja kan? atau beda. soalnya kalau jual hp agak takut kalau memory(internal) yg di hp
ReplyDeletedirecovery :v
Mantep nih bwt menjaga privasi.... tapi jadi bahaya kalo sampe dipake buat hal negatif macam ngehapus file penting di laptopnya temen atau file2 penting perusahaan punya papa :o
ReplyDelete